Artikel, Kesehatan Seksual

5 Manfaat Ashwagandha untuk Vitalitas dan Stamina Pria

Manfaat ashwagandha

Source : Freepik

Di tengah jadwal yang padat dan tekanan kerja, menjaga stamina sering terasa lebih sulit dari yang dibayangkan. Pada titik inilah manfaat ashwagandha mulai dilirik sebagai dukungan alami untuk membantu tubuh tetap bertenaga dan seimbang.

Ashwagandha adalah tanaman hijau sepanjang tahun yang tumbuh di India, Afrika, dan sebagian wilayah Timur Tengah, dikenal juga sebagai winter cherry atau ginseng india dengan nama ilmiah Withania somnifera. Artikel ini akan membahas bagaimana ashwagandha bekerja dalam tubuh dan manfaatnya secara khusus bagi pria. 

Bagaimana Cara Kerja Ashwagandha dalam Tubuh?

Agar manfaat ashwagandha lebih mudah dipahami, kita perlu melihat peran senyawa aktif di dalamnya. Komponen utama yang paling banyak diteliti adalah withanolides, yaitu senyawa bioaktif yang berperan besar dalam efek adaptogenik ashwaganda. Senyawa inilah yang membantu tubuh beradaptasi saat menghadapi tekanan fisik dan mental.

Di sistem saraf tubuh kita, withanolides bekerja dengan membantu menyeimbangkan aktivitas neurotransmitter seperti GABA dan glutamat. Proses ini mendukung rasa tenang, fokus yang lebih stabil, serta perlindungan sel saraf dari stres oksidatif. Karena itu, ashwagandha sering dikaitkan dengan dukungan fungsi kognitif dan kemampuan tubuh mengelola stres harian.

Ashwagandha juga berperan sebagai herbal penurun kortisol melalui pengaruhnya pada poros HPA, yaitu sistem yang mengatur respons stres. Dengan membantu menekan kadar hormon stres, tubuh lebih mudah menjaga energi dan kestabilan suasana hati. Pada pria, efek ini berkaitan dengan keseimbangan hormon reproduksi dan produksi testosteron alami. 

Selain itu, kandungan withanolides memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang membantu melindungi sel tubuh dari kelelahan akibat tekanan berkepanjangan. Inilah alasan mengapa manfaat ginseng india sering dirasakan secara menyeluruh, mulai dari stamina fisik, fokus mental, hingga ketahanan tubuh secara umum.

Manfaat Utama Ashwagandha untuk Pria

Setelah memahami cara kerjanya di dalam tubuh, kini saatnya melihat manfaat ashwagandha secara lebih spesifik bagi pria. Berikut ini beberapa manfaat utama bagi pria:

  • Membantu Menurunkan Stres dan Kecemasan

Ashwagandha dikenal luas sebagai adaptogen, yaitu herbal yang membantu tubuh menyesuaikan diri terhadap tekanan. Withanolides berperan dalam menurunkan aktivitas berlebihan pada poros HPA, yaitu sistem yang mengatur respons stres. Dampaknya, kadar kortisol dapat ditekan ke level yang lebih seimbang.

Sebuah studi klinis pada 58 partisipan dewasa menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak ashwagandha dengan dosis 250-600 mg selama 8 minggu dapat membantu menurunkan tingkat stres yang dirasakan serta kadar kortisol secara signifikan. 

Temuan serupa muncul pada studi lain dengan dosis 240 mg per hari selama 60 hari, yang menunjukkan penurunan kecemasan yang bermakna secara statistik. 

  • Mendukung Testosteron dan Kesuburan Pria

Beberapa penelitian mengaitkan ashwagandha untuk pria dengan peningkatan hormon yang berperan dalam sistem reproduksi. Withanolides memengaruhi keseimbangan hormon seperti LH dan FSH, yang terlibat dalam produksi testosteron.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Men’s Health melibatkan pria usia 40–70 tahun dengan kelelahan ringan. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi ashwagandha selama 8 minggu berkaitan dengan peningkatan kadar DHEA-S dan testosteron.

Tinjauan dari beberapa studi lain juga menunjukkan peningkatan konsentrasi sperma, volume semen, dan motilitas sperma, baik pada pria dengan gangguan kesuburan maupun yang berada dalam kisaran normal. Karena itu, ashwagandha sering dibahas sebagai suplemen penambah testosteron alami. 

  • Membantu Meningkatkan Massa Otot dan Kekuatan Fisik

Manfaat ashwagandha juga terlihat pada performa fisik. Senyawa aktifnya mendukung adaptasi tubuh terhadap latihan dengan membantu pemulihan dan efisiensi penggunaan energi. 

Analisis yang dimuat dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa konsumsi ashwagandha dalam rentang 120-1.250 mg per hari berkaitan dengan peningkatan kekuatan otot dan performa latihan. Beberapa penelitian juga mencatat peningkatan VO2 max, yaitu kemampuan tubuh menggunakan oksigen saat aktivitas intens.

Parameter ini penting untuk kebugaran jantung dan paru, baik pada atlet maupun individu aktif. 

  • Membantu Kualitas Tidur Lebih Nyenyak

Ashwagandha untuk tidur nyenyak menjadi topik yang cukup sering diteliti, terutama pada individu dengan gangguan tidur hingga insomnia. Efek ini berkaitan dengan penurunan stres dan regulasi sistem saraf.

Sebuah studi pada kelompok usia lanjut menunjukkan bahwa konsumsi 600 mg ashwagandha per hari selama 12 minggu membantu meningkatkan kualitas tidur dan kewaspadaan saat bangun tidur.

Tinjauan dari beberapa jurnal Plos One juga mencatat perbaikan tidur yang lebih jelas pada individu dengan insomnia, terutama bila dikonsumsi minimal 8 minggu.

  • Mendukung Fungsi Otak dan Daya Ingat

Withanolides memiliki sifat antioksidan di jaringan otak, yang membantu melindungi sel saraf dari stres oksidatif. Efek ini berkaitan dengan peningkatan fungsi kognitif seperti perhatian, kecepatan memproses informasi, dan daya ingat.

Dalam sebuah studi pada orang dewasa sehat, konsumsi 600 mg ekstrak ashwagandha selama 8 minggu dikaitkan dengan peningkatan memori langsung, perhatian, dan kecepatan berpikir. Temuan ini juga didukung oleh tinjauan klinis yang melihat manfaat ashwagandha pada kelompok dengan gangguan kognitif ringan.

vitalitas-pria

Cara Aman Mengonsumsi Ashwagandha

Dosis yang digunakan dalam berbagai penelitian umumnya berada di kisaran 250-1.250 mg per hari, tergantung tujuan penggunaan dan kondisi individu. Untuk sebagian besar orang dewasa, dosis menengah sering dianggap cukup aman, terutama bila baru pertama kali mengonsumsinya. 

Ashwagandha dapat dikonsumsi dalam satu kali minum atau dibagi menjadi dua dosis dalam sehari. Beberapa orang memilih mengonsumsinya di pagi hari untuk mendukung energi dan fokus, sementara yang lain mengonsumsinya di malam hari karena efeknya yang membantu relaksasi dan tidur lebih nyenyak.

Dari sisi cara minum, ashwagandha bisa dikonsumsi bersama makanan atau saat perut kosong. Jika Anda memiliki lambung sensitif, mengonsumsinya setelah makan ringan biasanya terasa lebih nyaman. Seperti suplemen herbal lainnya, respons tubuh bisa berbeda-beda, sehingga penting untuk memulai dari dosis rendah terlebih dahulu. 

Jaga Vitalitas Anda dengan Pendekatan Herbal yang Lebih Menyeluruh

Ashwagandha menunjukkan bagaimana herbal adaptogen dapat membantu pria menjaga keseimbangan energi, fokus, dan respons tubuh terhadap stres. Dukungan terhadap hormon, kualitas tidur, dan stamina membuat herbal ini relevan bagi pria yang menjalani aktivitas padat dan membutuhkan tenaga yang lebih stabil sepanjang hari.

Dalam pendekatan yang lebih menyuruh, banyak pria juga mengenal ginseng korea atau panax ginseng sebagai herbal yang mendukung stamina, melancarkan aliran darah, dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat ini melengkapi kebutuhan energi harian, terutama bagi pria yang ingin tetap aktif tanpa merasa cepat terkuras.

Untuk kebutuhan tersebut, Jeongsin hadir sebagai suplemen ginseng korea yang praktis dikonsumsi. Serbuknya dapat diminum langsung degnan diletakkan di bawah lidah atau dicampur dengan sekitar 50 ml air mineral. Dengan penggunaan rutin sesuai petunjuk, manfaatnya dapat mulai dirasakan dalam 3-4 hari

Pastikan untuk mendapatkan Jeongsin melalui website resmi atau marketplace resmi kami di Shopee & Tokopedia agar kualitas dan keaslian produk tetap terjamin. Jeongsin siap menjadi pendamping Anda agar bisa bertenaga seharian!

Baca juga: 8 Manfaat Ginseng Korea dalam Menjaga Kesehatan Optimal

FAQ

  • Apa manfaat ashwagandha untuk pria?

Manfaat ashwagandha untuk pria meliputi dukungan terhadap stamina, pengelolaan stres, keseimbangan hormon, kualitas tidur, serta fungsi kognitif. Efek ini berkaitan dengan senyawa aktif withanolides yang membantu tubuh beradaptasi terhadap tekanan fisik dan mental.

  • Apakah ashwagandha bisa meningkatkan testosteron?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ashwagandha untuk pria berkaitan dengan peningkatan hormon yang mendukung produksi testosteron alami. Efek ini terjadi melalui pengaruhnya pada keseimbangan hormon reproduksi dan penurunan hormon stres kortisol.

  • Apakah ashwagandha aman dikonsumsi setiap hari?

Pada dosis yang sesuai, ashwagandha umumnya aman untuk dikonsumsi harian oleh orang dewasa. Dosis yang sering digunakan dalam penelitian berada di kisaran 250–1.250 mg per hari. Namun, respons tubuh bisa berbeda, sehingga disarankan memulai dari dosis rendah dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan bila memiliki kondisi tertentu.

  • Kapan waktu terbaik mengonsumsi ashwagandha?

Cara konsumsi ashwagandha bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sebagian orang mengonsumsinya di pagi hari untuk mendukung energi dan fokus, sementara yang lain memilih malam hari karena efeknya yang membantu relaksasi dan tidur lebih nyenyak.

  • Apakah ada efek samping ashwagandha yang perlu diperhatikan?

Efek samping ashwagandha umumnya ringan dan jarang, seperti gangguan pencernaan atau rasa mengantuk, terutama pada dosis tinggi. Jika muncul ketidaknyamanan atau sedang mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya hentikan sementara dan konsultasikan dengan tenaga medis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *